Gunung Lokon

Gunung Lokon adalah salah satu gunung yang terkenal diantara belasan gunung di Sulawesi Utara. Tak heran karena gunung yang tingginya mencapai 1580 meter ini masih aktif dan terakhir tahun 2012 sekitar akhir mei gunung berapi ini mengeluarkan laharnya. Gunung Lokon ini letaknya bersebelahan dengan pusat kota Tomohon.

Menikmati wisata pegunungan bisa dinikmati juga dengan cara menjajah gunung yang satu ini, Gunung Lokon ini sering menarik perhatian para wisatawan baik wisatawan domestik maupun wisatawan asing karena selain kesuburan dan keaneka ragaman tumbuhan di gunung berapi ini terdapat juga sebuah danau kawah yang cantik. Untuk melihat kecantikan danau kawah yang ada para wisatawan tidak perlu mencapai puncak sehingga memerlukan banyak tenaga, kawah tersebut dapat dicapai hanya sekitar 600 meter dari start pendakian hanya sekitar 45 menit yang tentunya harus berjalan kaki.

Jalan setapak yang dilalui cukup landai jadinya aman, terbukti jalur ini merupakan jalur yang digunakan sebagai tempat lewatnya lava dan memang jalan inilah yang sering digunakan oleh penduduk sekitar sini. Melewati jalan yang cukup berpasir haruslah tetap berhati-hati karena jalan pendakian yang pastinya lebih didominasi jalan-jalan yang tidak datar. Dengan waktu tempuh yang cukup lama dengan berjalan kaki, janganlah perhatikan rasa lelah yang ‘menggigit’ kaki anda namun nikmati saja keindahan tanaman-tanaman disekitar anda, karena tanah yang rajin di’pupuk’ oleh lava gunung berapi ini lokasi gunung Lokon memang terbukti subur, tanaman yang ada sangatlah beragam dan tumbuh lebat.

Sesampainya di kawah anda akan disuguhi keindahan kawah di gunung berapi ini, kawah yang menampung air berwarna hijau keputihan ini (hijaunya bukan hijau lumut) menurut penelitian dalamnya sekitar 60 meter, namun jangan pernah mencoba untuk menguji kebenarannya karena sepertinya tidak memungkinkan. Dan memang berbeda dengan danau danau air tawar pada umumnya, air kawah ini tidak mungkin disentuh karena kawahnya dikelilingi seperti jurang pasir, jadi para wisatawan hanya bisa melihat kawah dari ketinggian, seperti mangkok yang airnya diisi setengah saja begitulah gambaran kawahnya dan kita melihatnya dari pinggir mangkok.

Dinding kawahnya semua terbentuk dari pasir, tidak ada tanaman yang tumbuh satupun. Para wisatawan harus berjaga jarak juga,jangan melewati batas aman yang sudah ditunjukan, jangan sampai terperosot loh. Bagi yang suka melakukan pendakian gunung dapat melanjutkan pendakian menuju puncak gunung Lokon. Yang pasti sebelum menjelajahi gunung Lokon anda harus mengunjungi pos keamanan/penjagaan gunung untuk mengetahui keadaan gunung Lokon, sedang bersahabat atau tidak sih? Kalau bersahabat ya silakan mendaki namun kalau tidak jangan harap untuk dekat-dekat. Untuk pendakian sampai ke puncak mungkin dapat ditempuh paling cepat 2 jam, tergantung kecepatan anda.

Namun saat hampir mencapai puncak harus berhati-hati karena banyak pasir dan beberapa titik memang cukup licin, maklum namanya juga gunung berapi. Namun bagi wisatawan yang belum terlatih jangan mencoba-coba untuk mendaki menuju puncak sendiri maupun dalam kelompok. Harus didampingi para ahli supaya lebih aman dan terjaga. Setelah sampai puncak pemandangan kebawah maupun disekitar sangatlah indah, diselimuti dengan awan-awan putih seperti kapas dan melihat pemandangan kota kebawah memang sangatlah menakjubkan.

Sempatkanlah untuk mengambil beberapa gambar disini. Saat turun anda bisa melewati jalur yang sama maupun jalur disebelahnya yang lebih sedikit terjamah orang. Di keindahan gunung berapi ini juga memiliki banyak sub-lokasi wisata, ada pemandian air panas dan juga beberapa air terjun. Untuk jalan yang harus ditempuh bisa ditanyakan kepada warga yang anda temui di pos yang anda sudah lewati tadi.

Tidak banyak yang dapat kita beli saat diatas gunung, mungkin ada beberapa warung kecil penjual makanan didaerah kaki gunung, tapi menu yang tersedia paling cuma beberapa yang meliputi mie goreng atau mie rebus yang kadang juga ada yang menjual nasi dengan lauk yang sederhana (telur, oseng tempe, ikan teri, dll), harganya memang sedikit agak mahal untuk ukuran makanan tersebut pada umumnya ya tapi namanya juga sedang di kaki gunung, mungkin sebagai ongkos jalan pendakian gunung penjualnya (mungkin lho.. hehe).

Tiket masuk sejauh ini tidak dipungut biaya. Yah memang tidak banyak pengeluaran saat diatas gunung. Untuk keramaian pendakian gunung belum pernah sampai ramai sekali mungkin hanya beberapa kelompok yang mendaki bersama-sama, lebih banyak para wisatawan yang mendaki hanya sampai di kawahnya, itupun juga belum pernah sampai ramai sekali, apalagi sampai berdesak-desakan. Namun biasanya akan cenderung lebih ramai disaat musim kemarau.

Mencapai gunung Lokon tidaklah susah, dapat dijangkau mengunakan beberapa alat tansportasi. Namun biasanya pendaki yang akan mendaki mencapai puncak menggunakan angkot gelap, maksudnya angkutan umum juga namun bukan resmi dari pemerintah jadi plat nomornya bukan kuning seperti angkot-angkot yang resmi melainkan hitam. Dari kota Manado bisa menggunakan bus menuju terminal kota Tomohon yang biasanya bisa ditemukan di terminal Karombasan, bayarnya sekitar Rp 10.000.

Setelah sampai di terminal Tomohon tinggal tanya angkot yang menuju gunung lokon, pasti langsung ditunjukan angkot gelap yang berplat hitam tadi. Atau juga bisa menggunakan ojek karena tidak seberapa jauh, kalau ojek harganya pasti nego sedangkan angkot gelap tadi mungkin sekitar Rp 5.000, nanti akan diturunkan ke ‘pintu start’ pendakian. Sedangkan para pendaki yang biasanya hanya mencapai kawah mayoritas menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan, untuk sewa mobil diseputaran Manado harganya rata-rata Rp 200.000 dan sewa motor paling mahal Rp 50.000, tapi persewaan belum begitu banyak dibandingkan persewaan mobil.

Hal-hal yang perlu persiapkan adalah kondisi badan yang fit, itu yang terpenting. Lalu minuman yang cukup, sebaiknya sih air mineral yang kemasan 1,5 liter atau kalau mau bawa sendiri ya botol minum yang besar, boleh juga dilengkapi dengan beberapa makanan ringan. Dan bawa uang cash loh, pastinya digunung tidak ada ATM dan kawan-kawannya. (Sumber: Jalan2.com)