Danau Linow Tomohon

Menikmati wisata danau di Sulawesi Utara jangan lewatkan danau unik yang satu ini, Danau Linow. Danau Linow terletak di kota Tomohon, Sulawesi Utara. Sejauh 34 kilometer dari kota Manado ibukota Sulawesi Utara.

Selain Danau Tondano, wisata danau yang perlu dikunjungi adalah Danau Linow. Berbeda dengan Danau Tondano, danau ini memiliki keunikan sendiri yaitu warna air di danau ini bisa berubah-ubah. Bukan hal yang aneh apalagi magic warna yang berubah-ubah di danau alami ini disebabkan oleh kandungan belerang yang cukup tinggi. Kandungan belerang inilah yang menyebabkan Danau Linow memiliki beberapa warna yaitu hijau, putih dan kebiruan.

Tidak hanya warna unik, Danau Linow juga dilengkapi dengan satwa unik yang tinggal di dalamnya. Sayok atau komo begitulah masyarakat setempat menyebutnya, berbentuk seperti serangga yang memiliki sayap dan dapat terbang namun hidup di air. Memang serangga yang unik. Selain itu Danau Linow juga dihuni oleh burung Belibis, unggas yang menyerupai itik namun dapat bersiul. Berbeda dengan itik, Belibis dapat terbang cukup tinggi.

Ada juga Bangau putih yang sering terlihat di Danau Linow. Banyaknya satwa yang ada di Danau Linow ini mempercantik suasana yang ada oleh karena itu semua hewan ini di lindungi oleh pemerintah, sehingga jangan harap untuk membawanya pulang atau lebih parah untuk mengkonsumsinya. Danau Linow ini dulu memiliki dua pintu masuk yang berbeda untuk menikmati keindahannya, tempat yang satu dikelola oleh pemerintah berserta masyarakat setempat dan yang lain dikelola oleh pihak pribadi atau swasta.

Wisata milik pemerintah dulunya memang terlihat kurang terawat jika dibandingkan milik swasta. Di tempat yang dikelola oleh swasta terdapat Wisma Esmeralda yang merupakan villa megah milik pasangan suami istri pengusaha. Namun karena satu dan lain hal sekarang kedua tempat ini telah bersatu dan sudah dibangun jalan penghubung antara keduanya. Di jalan penghubung ini pengunjung bisa mengelilingi sebagian pinggir danau apalagi letaknya jalannya yang berada dibukit sehingga memberikan kesempatan untuk dapat melihat keseluruhan Danau Linow.

Di salah satu sisi danau terdapat kubangan lumpur panas yang mendidih dan dibeberapa sudut danau pun terdapat gelembung gelembung air panas disertai asap. Hal ini menunjukan bahwa para pengunjung harus berhati-hati dan mengikuti petunjuk-petunjuk yang sudah ada.

Keramaian pengunjung yang datang sebagian besar ditentukan oleh hari libur. Sedangkan untuk harga tiket masuk dan makanan yang dijual tidak dipengaruhi oleh hari libur atau hari biasa. Jadi bagi anda yang ingin puas berfoto-foto di “danau pribadi” datanglah selain hari libur sehingga ada bisa puas berfoto tanpa ada pengunjung lain di background foto anda.

Saat ini sudah tersedia jalur penerbangan ke bandara Sam Ratulangi hampir di seluruh maskapai penerbangan yang ada di Indonesia. Hal ini memudahkan kita untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di Sulawesi Utara salah satunya Danau Linow. Jarak Danau Linow dari Bandara Internasional Sam Ratulangi sekitar 44 kilometer yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam. Bagi yang tidak memiliki kendaraan pribadi ada beberapa alternatif untuk menuju Danau Linow, dengan sewa mobil Rp 250.000 per 24 jam atau dengan mengendarai transportasi umum.

Transportasi umum bisa dengan mudah anda temukan setelah keluar dari bandara. Mikrolet yang harus anda temukan pertama kali adalah mikrolet dengan jurusan Paal 2. Setelah sampai di Paal 2 anda harus turun dan berganti angkot untuk menuju terminal kota Manado atau disebut Terminal Karombasan. Untuk setiap angkot dalam kota alias angkot yang barusan anda tumpangi anda harus membayar Rp 3.000. Dari Terminal Karombasan anda bisa menggunakan mini bus untuk menuju kota Tomohon.

Dengan biaya Rp 10.000 anda dapat turun di Terminal Tomohon. Terakhir, dari Terminal Tomohon anda naik angkot menuju tempat tujuan utama Danau Linow dengan Rp 3.000. Tapi namanya juga naik alat transportasi umum, bisa langsung sampai tempat tujuan atau jika tidak beruntung harus sedikit berjalan kaki untuk menuju tempat tujuan. Kali ini semua pengguna transportasi umum harus berjalan sekitar 500 meter – 1 kilometer untuk menuju tempat wisatanya. Sebaiknya untuk wisatawan yang datang berkelompok lebih baik menyewa mobil, karena untuk berkali-kali membayar angkot, total biayanya tidak jauh berbeda.

Petunjuk jalan pun banyak tersedia di sepanjang perjalanan, jadi tidak perlu khawatir. Atau sebagai acuan pengguna mobil pribadi dari bandara anda dapat melewati jl.Mapanget – jl. AA Maramis – jl. Yos Sudarso – jl Manado Bitung – jl Ringroad Manado – jl Sam Ratulangi 2 – jl Manado Tomohon lalu menuju Kawangkoan, dan jangan lupa tetap perhatikan petunjuk jalan dan rambu-rambu yang ada. Sesampainya di Danau Linow siapkanlah Rp 25.000 untuk setiap pengunjung yang masuk. Tiket masuk memang cukup terasa mahal, namun harga ini sudah termasuk secangkir teh/kopi lengkap dengan satu makanan ringan khas Manado yang dapat anda nikmati di kafetaria.

Sebaiknya anda berkunjung sebelum sore hari, karena dengan sinar matahari lah anda dapat melihat perbedaan-perbadaan warna danau yang terkenal ini. Disini anda dapat menikmati alam bebas tapi tetap berwaspada dan berhati-hati akan kubangan panas yang ada, selalu ikuti petunjuk-petunjuk yang ada. Untuk penginapan, saat ini belum disediakan penginapan di danau ini.

Bagi anda yang ingin menginap di tepi pantai dapat mencobanya di Danau Tondano, hanya sekitar 20 menit dari Danau Linow. Tidak ada hal yang perlu di persiapkan khusus untuk mengunjungi Danau Linow, hanya uang tunai yang cukup karena belum disediakan fasilitas ATM atau sejenisnya. So, enjoy your traveling.  (Source: jalan2.com)